Hallo teman - teman semua. Wah.. tidak terasa sudah penghujung 2022 saja. Wah apa cerita teman - teman sepanjang tahun 2022 ini?? kali ini Inno ingin merangkup foto foto perjalanan 2022. Bukan tempat yang mewah sih, hanya seputar Tulungagung saja. Tapi menurut inno setiap moment itu bermakna. Berikut Foto foto sepanjang 2022.

JANUARI 

Januari 11, 

        Menikmati pegunungan Walikukun yang hijau dengan langit biru diatas perahu?? Wisata Perahu di Desa Junjung ini bisa jadi pilihan. 

        Agenda inno nyobain keliling kali pake perahu di desa Junjung, Sumbergempol. kala itu inno bersama mbak Mul yang kebetulan rumahnya juga daerah sana. letaknya di selatan kota Tulungagung yang kurang lebih 30menit dari pusat kota. Tak kalah seru, kali ini naik perahu dengan pemandangan pegunungan walikukun yang menghijau. harga sewa perahunya 10ribu dan lumayan seru dan pas buat cuci mata. 











Januari 15 ,
 
      Menikmati piknik kecil ditepi sungai dengan angin sepoi-sepoi pegunungan?? DAM segawe tak bisa dilupakan.  
    
        Kali ini cerita inno bikin konten dengan tema piknik di tepi sungai bersama mbak Mul lagi. Lokasinya di Dam Segawe kecamatan Pagerwojo dengan view kali song yang mengalir disebelahnya. suasananya adem banget apalagi masih dikelilingi hutan disekitarnya. 















Januari 29 ,

        Menimati kopi pagi dengan pemandangan danau yang spektakuler dan hawa yang sejuk?? Jelas... Waduk Wonorejo sangat bisa dipilih. 
    
        Pagi itu agenda inno membuat konten piknik lagi-lagi dengan mbak Mul. Mengambil lokasi di Waduk Wonorejo di pagi hari, tempat ini tetap menjadi spot favorit untuk foto apa saja. 










FEBRUARI :

Februari 11, 

        Nuasa Gunung Budeg yang begitu mempesona dan menikmati Kota Tulungagung dari atas ketinggian?? Watu Payung bisa jadi pilihan. 
    
        Pagi-pagi saya sudah semangat bergegas keluar rumah bersama Emon demi memburu sunrise di puncak watu payung. Watu Payung ini terletak di selatan Gunung Budeg dan masih untaian jalur pegunungan Walikukun. Memang pegunungan ini masuk spot bukit cantik Tulungagung. 















Februari 27, 

         Menikmati sunrise di atas ketinggian dengan pemandangan desa dengan kabut pagi dan yang pasti tidak capet capek mendaki?? Yups... Tangga Seribu bisa jadi piliha. 
    
        Masih dalam rangka berburu pemandangan sunrise dari atas ketinggian, kali ini Inno berburu sunrise bersama Mbak Mul lagi. Kali ini tempat yang kami pilih adalah Tangga Seribu. Bagian deretan pegunungan walikukun yang terletak di Desa Wajak. lokasinya tidak terlalu jauh dari kota dan bukitnya tidak terlalu tinggi. Jadi pas banget melihat sunrise dengan pemandangan pedesaaan dan sisi paling timur Pegunungan Walikukun ditemani ngopi hangat dan bercerita. 








MARET

Maret 13 ,

       Air Terjun di tengah kawasan Hutan dan memiliki kolam biru dan yang paling penting, aksesnya cepat.?? Yupss.. Alas Kandung bisa jadi solusi.  
    
       Nah sob, kali ini Inno menemani nyonya besar alias mama buat ke Alas Kandung. Air Terjun Alas Kandung ini terletak di Desa Tanen Kecamatan Rejotangan. Dulu inno juga pernah membuat potingan disini. Air terjun ini terletak diantara hutan pelestarian yang terdapat kedung berwarna biru di bawahnya. Tapi hati-hati ya tidak boleh nyemplung sembarangan karena kedalamnya kurang lebih tujuh meter. 








Maret 19 ,

    Tempat besejarah yang sepi dengan ruput yang hujau dan dibawah pegunungan?? Gua Selomangkleng jadi solusi. 
    
    Kali ini Inno memilih tempat bersejarah yang lagi-lagi tempatnya di deretan pegunungan Walikukun. entah sepertinya Inno ndak ada opsi lainnya lagi. hahaha.. Ditemani Mbak Mul lagi, kami memasuki hutan lereng Gua Selomangkleng yang masih rungkut oleh bambu-bambu. mengingat juga tempat ini banyak "Makhluk usilnya juga". Yang cantik dari Gua Selomangkleng adalah rumputnya yang hijau cantik dan sepi suasananya pas banget untuk emnikmati sarapan pagi. 







MEI

Mei 13 ,

        Sunset cantik tak jauh dari kota?? Waduk Wonorejo di sore hari oke punya. 

     Temen-temen yang suka sunset, bisa juga tempat ini direkomendasikan. Kali ini Inno mengejar sunset dari Waduk Wonorejo. Waduk yang bisa ditempuh 30 menit dan tempat lari tercepat ketika pingin mengejar sunrise dengan view pegunungan. Kali ini Inno pergi bersama Uklud 









JUNI 

Juni 5 ,

    Pantai dengan pemandangan laut lepas nan biru yang terletak di ujung timur Tulungagung?? Mampir ke Pantai Pacar recomended  lurr..  

        Ngomongin pantai, Tulungagung masih memiliki puluhan pantai yang cantik dan seru untuk dikunjungi. salah satunya Pantai pacar yang terletak di Kecamatan Pucanglaban. Walaupun harus melewati pegunungan yang hijau, tapi kita mendapatkan bonus Jalur Lintas Selatan yang sudah mulus aspalnya mendekati pantai. Pantai ini memiliki pemandangan Samudra Hindia lepas jadi bisa dipastikan ombaknya juga besar. jadi hati-hati ya kawan apalagi ketika laut pasang. 






















“Nature is an infinite sphere of which the center is everywhere and the circumference nowhere”  – Blaise Pasal-
“ In nature, nothing is perfect and everything is perfect. Trees can be contorted, bent in weird ways and they’re still beautiful” – Alice Waker-

Tempat yang biasanya saya rekomendasikan pada teman-teman yang barusan datang ke Tulungagung (baru pertama main ke Tulungagung) adalah Waduk Wonorejo. Waduk ini berada di kecamatan Pagerwojo tepatnya desa swalo-wonorejo di daerah dataran tinggi lereng Gunung Wilis. Saya ambil dari wikipedia waduk ini memiliki ketinggian 95m dari dasar sungai dimana Sungai utama yang memasok air waduk adalah kali Gondang dan Kali Wangi. Waduk ini memiliki luas permukaan air 380 hektare dengan kapasitas 122 juta meter kubik. Wah bisa bayangin kan luasnya seperti apa.  Untuk menuju tempat ini kurang lebih ditempuh waktu sekitar tiga puluh menit dari pusat kota. 




    

Air dari waduk ini juga digunakan untuk mengisi pasokan air besih di  kota bawah. Selain airnya dimanfaatkan, waduk ini tentunya sebagai tempat refreshing atau menyalurkan hobi seperti memancing, bikin konten, camping. Akhir-akhir ini saya sedang mendalami bikin konten, ya.. walaupun dengan peralatan seadanya dan tema yang sederhana dan banyak sekali mengambil spot di sekitar waduk ini. Oww iya..  di waduk ini ada beberapa spot cantik-cantik seperti area utama Waduk Wonorejo dengan icon pemandangan  bukit yang disenem yang khas dan sunset ketika sore hari. Sisi lainnya yang tak kalah cantik ada Ranu Gumbolo. Pesona Aliran sungai ke waduk yang dihimpit lereng bukit yang ditumbuhi pohon pinus yang sejuk. Sangat direkomandasikan. Adalagi namanya Tumpak Bledeg, sisi kebalikan area utama waduk. tapi yang pasti setiap area sisi waduk memiliki pemandangan yang unik, beda, sejuk, dan spektakuler menurut saya. 

Ranu Gumbolo 

  Oww ya.., btw ikan waduk ini beda lho. Ikannya mirip ikan nila merah atau mirip ikan lohan tapi dahinya tidak jenong. Selain itu ada ikan bandeng waduk, ikannya sejenis ikan bandeng tapi lebih lebar dan hidup di air tawar serta ikan Gabus kuthuk. Waktu itu saya berada di bagian Tumpak Bledeg (bagian ujung lain waduk) dan bertemu dengan penduduk setempat yang mendapatkan ikan kuthuk segedhe betis orang dewasa. Kata bapaknya dulu, jauh sebelum waduk ini dibuat, para sesepuh bilang bahwa desa swalo mbesok bakalan dadi segoro anakan (desa swalo akan menjadi laut). Dan puluhan tahun berikutnya hal tersebut terjadi. Hal yang paling di takutkan adalah bukit terendah di belakang gunung yang disemen itu ambrol  otomatis penduduk yang rumahnya dibawah waduk (saya lupa nama desanya)bisa terkena banjir tiba-tiba. Kalau saya lihat kemrin memang ada bagian bukit paling rendah tepat dibalik gunung yang disemen. Tapi semoga jangan sampe ya karena bisa-bisa tulungagung dadi kedung lagi. Intinya selalu ingat, bahwa alam ini butuh keseimbangan. Kalau di Tulungagung juga tak jauh-jauh  dari yang namanya “dunia sebelah”. Apalagi pertemuan antara daratan dan air  pasti juga banyak sekali. Kadang beberapa pemancing juga diusili oleh ”penunggu“ waduk ini. Atau bisa juga bertemu ular yang begitu besar yang ternyata jadi-jadian. Jadi ingat lagi yang selalu minta perlindungan pada Yang Maha Kuasa dimanapun berada dan… jangan neko-neko, jaga tingkah laku unggah-ungguh. 

   















Add caption