Kampung Coklat Blitar, Wisata coklat yang ramah untuk bocil dan emak yang suka Coklat 😋🍫☕

Rasa coklat, rasa yg tidak bisa ditolak oleh hampir setiap orang. Ya., walaupun coklat bukan tumbuhan native Indonesia, tapi Indonesia sukses mengembangkan dan membudidayakannya, bahkan permintaan komoditi coklat cukup tinggi di pasar. 
Salah satu tempat yg sukses mengembangkan Coklat, baik budidaya, olahan, maupun wahana edukasinya adalah Kampung Coklat, Kademangan, Blitar. 

Berawal dari pembibitan dan budidaya coklat sejak 2004, Kampung Coklat Blitar terus berinovasi dan berkembang menjadi tempat edukasi sekaligus wahana rekreasi yg memiliki luas 8ha. 

Berawal dari bocil yg pingin naik kereta api, kami memutuskan ke kota sebelah (dari Tulungagung ke Blitar) menggunakan sepur lanjut ke Kampung Coklat. Tiket Masuk 20rb per orang dan tiket terusan ke beberpa permainan 35rb. Saya sarankan untuk bocil belikan tiket 35rb karena lebih murah. Banyak permainan yg pastinya bocil betah didalamnya. Mulai dari Kolam renang yg kemrin baru di kembangkan lagi menjadi kolam berarus, kereta lokomotif yg mengelilingi kampung coklat. Btw seluar area tempat ini semuanya full keramik ya, jadi ramah untuk kursi roda. 

Kalau saya, hehehe.. , lebih suka belanjanya, terutama coklat bubuknya yang saya akui enak. 😋☕. 
dulu, satu bungkus 100g dibandrol 15rb. Libur Natal kemarin, saya beli sudah 24.500, ehh libur Lebaran kemarin kok udah naik lagi 30.500 😭😭. (kok coklat terus merangkat naik ya). Tapi memang enak sih 🙂. 
didalamnya pun ada pusat oleh oleh yg menjual aneka macam jenis coklat siap makan, mulai dari milk coklat, original, dark coklat 67%, 80%, 90% atau 100%. Kalau inno sih lebih suka yg 80% ya, pahit tapi masih ada manisnya. 

oww ya, Btw untuk keluar dari kampung coklat ke stasiun atau terminal, grab sulit bgt di dapat( Hampir tidak bisa pulang), jadi kemrin kami sewa mobil penduduk sekitar ke stasiun dg tarif 80k (Tidak termasuk parkir masuk area stasiun).

  






























  

Selamat Lebaran ya, Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin dan selamat lebar-an.. hehehe 

Mari kita kembali lagi membakar nastar, ketupat, gule, sate dan bakso yang selama lebaran ini masuk semua di mulut. hehehehe.. 

yang suka Jogging, silakan jogging. yang suka padel atau pilates., monggo juga. Yang suka hiking. Wahh.. mari ambil tasmu.. hehhehe.

Untungnya Tulungagung diberkahi pegunungan yang indah untuk pemula yang tidka ingin terlalu tinggi hikingnya. Seperti biasa., rute kami ambil adalah Bukit lemparan (timur pas puncak Gunung Budeg) dan tumpak esis klapis tunggal (jalur Candi Dadi)